Berita Sepakbola

Inilah Hal yang harus Dibenahi Pogba untuk Musim Depan

Inilah Hal yang harus Dibenahi Pogba untuk Musim Depan

Inilah Hal yang harus Dibenahi Pogba untuk Musim Depan – Hampir 1 tahun silam, MU memecahkan rekor transfer dunia tuk menjaring Paul Pogba dengan dana seharga 89 juta pounds. Punggawa Prancis itu cepat-cepat menjadi favorit di lini sentral Setan Merah didikan Jose Mourinho. Meskipun bermain bagus, Poga banyak mendapatkan kritik lantaran penampilannya belum memuaskan selesai ditebus dengan nilai yang amat mahal. Pogba tidak mampu bersinar di Premier League sejalan yang dimau tidak sedikit pihak. Pogba jelas ingin tampil makin baik lagi bersama-sama Setan Merah saat musim depan. Dibawah ini ada hal-hal yang diwajibkan ditingkatkan Paul Pogba yaitu dilansir Sportskeeda.

Finishing – Paul Pogba memiliki kemampuan menerbitkan gol yang spektakuler entah dari tembakan jarak jauh ataupun didalam kotak penalti. Tetapi, musim ini dia sering lewati kesempatan menyarangkan gol tuk Manchester United. Penampilan merugikan Pogba di depan gawang nyata terlihat pada statistiknya. Ia cuma mampu menyarangkan tujuh gol sepanjang 48 penampilannya. Banyak sekali yang mengucapkan Pogba kurang untung di depan gawang musim ini selesai melanda tiang gawang 8 kali di setiap ajang kompetisi. United belum tajam di depan gawang lantaran cuma Zlatan Ibrahimovic yang mendulang banyak gol. Mereka pastinya gelandang yang berkesempatan merobek gawang lawan kemudian Pogba harus menjalankan itu musim depan.

Bertahan Saat Set-Piece – Walau memiliki melimpah pemain dengan tubuh tinggi, United mempunyai kelemahan begitu bertahan kedalam keadaan set piece. Berpostur 1,91 M dan memiliki fisik yang gagah, banyak sekali yang mengharapkan gelandang Prancis ini bisa mendominasi kedalam situasi demikian, entah dalam defensif ataupun ofensif. Tetapi, Pogba terlihat tak terlalu bagus kala bertahan dalam keadaan set piece. Begitu menerima lawatan Liverpool di Old Trafford musim ini, Pogba tidak berhasil mengantisipasi tendangan sudut kemudian bahkan malahan menyentuh bola secara tangan membuat berbuah penalti buat The Reds. Sebab posturnya yang tinggi, Pogba pasti banyak diberi tugas demi menjaga pemain penting, demikianlah mengapa Mourinho berharap kiranya Pogba bisa meningkat dalam area ini.

Konsistensi – Tak diragukan jika Paul Pogba menyuguhkan pengaruh buat Manchester United. Meski begitu, Pogba pun sering nampak menghilang pada pertandingan besar. Mengingat karir Wayne Rooney juga Michael Carrick di United bisa segera berakhir kemudian Chris Smalling tidak memperoleh jaminan di skuat utama, Pogba perlu bisa ambil alih kepemimpinan di skuat. Pogba mempunyai hubungan bagus pada Zlatan Ibrahimovic dan perlu mempergunakan pengalaman begitu saat musim depan. Dengan berjalannya waktu, serta setelah memperoleh pengalaman yang bernilai di musim pertamanya, Pogba harus tampil makin baik musim depan.

Beradaptas dengan Permainan – Di Juventus, punggawa berumur 24 tahun tersebut bermain di dalam sistem tiga gelandang dengan Arturo Vidal beserta Andrea Pirlo. Pogba memiliki peran yang jauh sedikit bebas daripada dengan perannya kali ini di Manchester United. Premier League sedikit sulit daripada Seria A dan pemain perlu lebih defensif. Pogba terkesan lebih berpengaruh kala bermain di depan Michael Carrick juga Ander Herrera kedalam sistem tiga gelandang. Tidak jarang yang berasumsi posisi terbaik Pogba yakni gelandang box-to-box, tapi ia musti memperbaiki sisi bertahannya sebab ia tak akan bisa bermain memanfaatkan satu peran saja pada tiap pertandingan musim depan.

Harga? Bukan Masalah – Tidak praktis bagi pemain muda tuk meraih kesuksesan kala mengenal media beserta kritikus harap agar ia gagal. Sesampainya periode tertentu, terlebih lagi di awal musim, Pogba berupaya keras tuk menilai harga mahalnya. Pogba terlampau sering menampilkan aksi yang “lebay” dan banyak bernafsu mengirimkan tendangan jarak jauh membuat hasilnya kurang efektif. Tetapi, pemain Prancis begitu malahan bisa mengeluarkan kemampuannya pada saat bermain tenang juga tidak begitu berlebih. Penampilan Pogba tambah dewasa dan selaku lebih baik yang nampak dalam sekian pertandingan mendekati akhir musim. Punggawa berusia 24 tahun tersebut harus bermain lepas tidak ada beban saat musim depan kiranya bisa membungkam setiap kritikan.

Tags :

Recommended