Berita Sepakbola

Kurnia Sandy Cerita Pengalaman Diasuh Sven-Goran Eriksson

Kurnia Sandy Cerita Pengalaman Diasuh Sven-Goran Eriksson

Laga kontra Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, hari Minggu (25/11) sesungguhnya tidak lagi vital untuk Tim nasional Indonesia, namun begitu pertandingan itu akan dinanti oleh Kurniawan Sandy.

Lelaki yang sekarang jadi Juru tak-tik Penjaga gawang Tim nasional Indonesia itu tidak sabar balik lagi bertemu dengan Juru tak-tik Filipina, Sven-Goran Eriksson. Juru strategi dari Swedia itu memiliki historis yang terjalin bersama Kurnia Sandy.

Kala itu mantan Penjaga gawang PSM Makassar itu pernah memperkuat tim dari Serie A, Sampdoria yang dilatih oleh Sven-Goran Eriksson. Kurnia Sandy yang main bagus bareng kesebelasan Pirimavera lantas ditarik buat membela tim yang dijuluki Il Samp itu di kampanye musim 1996-97.

Walau tidak pernah memperkuat kesebelasan senior Sampdoria, tapi Kurnia Sandy mengakui memiliki kenangan tersendiri bersama Sven-Goran Eriksson.

“Senang bertemu lagi dengan dirinya, kan dahulu 96-97 telah hampir dua puluh tahun. Sven-Goran Eriksson ini ramah welcome dengan aku, terlebih aku dari asia. Malahan banyak tidak tau Indonesia di mana. Namun Sven dapat welcome. Dari personalnya ia baik serta bagus,” kenang Kurnia Sandy kala.

Pekan mendatang ke 2 sosok itu bakal berjumpa di tempat bersejarah Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. “Kalau betemu paling nanya masih ingat sama aku atau tidak,” tutur Kurnia Sandy.

Lelaki berumur 43 tahun itu jadi Manajer Penjaga gawang Tim nasional Indonesia usai diberi kepercayaan oleh Bima Sakti. Di samping Kurnia Sandy, mantan lulusan kesebelasan primavera lain yakni Kurniawan Dwi Yulianto pun ditarik buat melatih Evan Dimas dkk.