Berita Sepakbola

Penggemar Minta Pemain Tim Degradasi Ini Berjalan kayak Binatang

Jaminan menjadi tim yang terus memenangi liga kenyataannya tidak dapat menghindarkan tim Swiss, Grasshopper Zurich turun kasta. Grasshopper Zurich adalah pemegang 27 trofi Liga Swiss. Situasi ini memancing kemurkaan pendukung.

Kompetisi musim ini Grasshopper Zurich dipastikan terdegradasi usai jalani musim yang amat jelek. Pada klasemen penghujung Swiss Super League, Grasshopper ada di tempat buncit papan klasemen.

Di partai paling akhir penghujung minggu yang lalu, kesebelasan yang dibesut oleh Ulrich Forte menelan kekalahan 0-4 dari Luzern. Sontak saja hasil keropos ini memicu para pendukung mengamuk.

Beberapa pendukung Grasshopper sebagaimana dilansir football5star. com dari dailymail, Senin (13/5/2019), minta pemain-pemain untuk melepaskan seragam sebab tidak layak untuk dikenakan.

“Serahkan seragam dan kaus kaki Kamu dan pergilah menuju ruang ganti kayak binantang, ” hardik pendukung pada bintang Grasshopper.

Memperoleh hardikan kayak ini, beberapa pemain yang mendatangi bangku penggemar sehabis laga memberi seragam mereka.

Aksi penggemar ini juga mengundang reaksi keras dari manajemen tim. Manajemen menganggap kiprah pendukung telah kelewatan.

“Apa yang diperbuat pendukung amat memalukan. Ini tidak dapat diterima oleh tim, ” bunyi pengakuan resmi tim.

Hasil memalukan ini pastinya tidak dapat diterima pendukung. Tim ini sepanjang 70 tahun lamanya tidak sekalipun turun kasta dari Swiss Super League.

Grasshopper berdiri pada 1 September 1886 yang lampau. Beberapa pemain elit Eropa sempat merumput di tim ini, termasuk, Giovane Elber, Kim Kallstrom, dan terdapat jua bintang dari Thailand, Charyl Chappuis.