Berita Sepakbola

Transformasi Posisi Insigne Buah Kejelian Ancelotti

Transformasi Posisi Insigne Buah Kejelian Ancelotti

Lorenzo Insigne mendapatkan transformasi posisi saat Napoli tidak lagi dibawah kendali Maurizio Sarri. Bagi Insigne, transformasi posisi itu merupakan buah dari kejelian Carlo Ancelotti.

Pada 3 giornata awal Liga Italia Serie A, Carletto memasang Insigne pada posisi penyerang yang beroperasi di sektor sayap sebelah kiri. Tempat itu adalah tempat asli bintang berumur 27 tahun itu. Pasca menghadapi Sampdoria, bintang bernomor punggung 24 itu tidak lagi dimainkan menjadi penyerang yang beroperasi di sektor sayap sebelah kiri.

“Formasi baru (Napoli) merupakan hasil intuisi manajer (Ancelotti). Aku tak bermain bagus ketika menghadapi Sampdoria saat bermain di sayap. Lalu dia (Ancelotti) memberikanku tempat baru,” imbuhnya dilansir melalui Football-Italia.

Lawan Sampdoria jadi pertandingan yang menyakitkan untuk Napoli. Mereka bertekuk lutut dengan score lumayan mencolok, 3-0. Pada laga itu, Insigne diturunkan sampai menit ke-45 sebelum ditarik keluar dan digantikan oleh Dries Mertens pada awal babak ke 2.

Sebelum vs Sampdoria, leader Napoli itu cuma satu kali berlaga penuh, yaitu saat unggul 3-2 melawan AC Milan. Sehabis lawan Sampdoria dan setelah tempatnya bertransformasi jadi penyerang lubang ‘second striker’, Insigne mayoritas berlaga penuh. Statistik menujukkan adanya perkembangan grafik saat Ancelotti merubah tempat Insigne.

Untuknya, tidak penting bertanding pada posisi mana. Yang paling penting dia dimainkan lebih dekat dengan gawang. Sebab dia dapat berlaga setingkat lebih baik serta dia merasakan itu saat diasuh Ancelotti.

“Aku selalu senang berlaga lebih dekat dengan gawang. Serta aku berlaga dengan bagus pada sepertiga akhir. Aku betul-betul senang,” tutupnya.